Mengenal Sejarah dan Keindahan Tangga Spanyol di Roma


Siapa yang tidak mengenal Tangga Spanyol di Roma? Tangga yang terkenal akan sejarah dan keindahannya ini menjadi salah satu landmark yang paling ikonik di kota ini. Tangga ini menghubungkan Piazza di Spagna dengan Trinita dei Monti, dan seringkali menjadi tempat favorit bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan indah kota Roma.

Sejarah Tangga Spanyol sendiri bermula pada abad ke-18, ketika Kardinal Prancis, Étienne Gueffier, memerintahkan pembangunan tangga ini sebagai akses ke Gereja Trinita dei Monti. Namun, meskipun dinamakan “Tangga Spanyol”, sebenarnya tangga ini tidak memiliki hubungan langsung dengan Spanyol. Nama tangga ini berasal dari kedutaan besar Spanyol untuk Takhta Suci yang terletak di Piazza di Spagna.

Keindahan Tangga Spanyol terletak pada desainnya yang elegan dan detail-detail arsitektur yang memukau. Tangga ini terdiri dari 135 anak tangga yang terbuat dari batu travertine, dengan balustrade yang dihiasi dengan pot tanaman bunga. Pada musim semi, tangga ini akan dihiasi dengan bunga azalea yang menambah pesona dan keindahan tempat ini.

Menurut arsitek terkenal, Renzo Piano, Tangga Spanyol merupakan salah satu contoh arsitektur klasik yang masih memukau hingga saat ini. “Tangga Spanyol adalah simbol keindahan dan kemegahan arsitektur Italia,” kata Piano. “Tangga ini tidak hanya menjadi tempat wisata, tapi juga menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya Roma.”

Bagi para pengunjung yang ingin mengenal lebih jauh tentang sejarah dan keindahan Tangga Spanyol, disarankan untuk mengikuti tur yang dipandu oleh pemandu wisata lokal. Mereka akan memberikan informasi yang lebih detail tentang asal-usul tangga ini, serta cerita menarik di balik pembangunannya.

Jadi, jika Anda sedang berada di Roma, jangan lupa untuk mengunjungi Tangga Spanyol dan menikmati keindahan serta sejarah yang tersembunyi di balik landmark ikonik ini. Siapa tahu, Anda bisa menemukan inspirasi baru atau bahkan menciptakan kenangan indah di tempat ini.